Kalau mewah yang engkau cari
bukan aku dibelakangmu,
kalau benci itu yang engkau kejar
bukan aku berlari seiringmu.
engkau bisa membutakan mataku,
engkau bisa membisukan lidahku,
engkau bisa memekakkan telingaku,
tapi tidak pada hatiku
bukan pada jiwaku
yang membara mengejar erti kata SATU.
Aku dan engkau asalnya sama,
tidak pada ufuk langit muda
tapi hanya pada celah bisa tanah durjana.
Cuma engkau mengejar angkasa tanpa jiwa
menggapai langit tanpa rasa
asalkan cuma engkau diatas sana.
Pijak lah aku
kalau itu kehendak ragamu,
pincang lah akalku
kalau itu pengubat jiwamu,
tapi jangan sekali engkau ludah
pada saudara yang berkongsi darah.